Website ini berisi tentang Informasi Kesehatan seperti: Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran, Rumah Sakit, Lowongan kerja, Penyakit, Obat, Jurnal, Askep, Makalah, SOP / Protap, Tips & cara, CPNS dan lain sebagainya.

Wednesday, 2 December 2015

Cara Menghitung Osmolaritas Darah

Rumus Menghitung Osmolaritas Darah
Osmolaritas darah harus dipertahankan tidak lebih dari 320mOsm/L  karena jika lebih berisiko terjadi gagal ginjal akut. Tujuan menghitung osmolaritas darah adalah untuk mengetahui apakah pasien bisa menerima infusan yang berbentuk pekat seperti manitol atau tidak.
Jika osmolaritas dibiarkan terus meningkat, dapat menurunkan CPP (cerebral perfusion pressure). Oleh karena itu dapat diimbangi dengan pemberian cairan saline seperti NaCl 0.9%
2 (natrium + Kalium) +  GDS/18 + Ur/6.4
Normal = 300 =/- 20 atau 280 – 320 mOsmol/L

Contoh :
Hasil laboratorium seorang pasien adalah sebagai berikut:
Natrium darah 125 mmol/L,
Kalium 3.1 mmol/L,
GDS 230 mg/dl,
Ureum 15.4
Apakah terapi manitol dapat diberikan pada pasien tersebut?

Yang pertama hitunglah osmolaritasnya:
2 (natrium + Kalium) +  GDS/18 + Ur/6.4
= 2(125 + 3.1)+ 230/18 + 15.4 /6.4
= 256.2 +  12.78 + 2.41

= 271.39 mOsm/L

Hasil 271.39 mOsm/L masih dalam rentang Osmolaritas darah yang normal, sehingga terapi manitol dapat diberikan.

Cara Menghitung Osmolaritas Darah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aulia Rahman

0 comments:

Post a Comment